Sakura-no Pet na Kanojo (さくら 荘 の ペット な 彼女 Sakura-jadi Pettis na Kanojo,Gadis Peliharaan Asrama Sakura.) Adalah sebuah Light Novel Jepang yang ditulis oleh Hajime Kamoshida, dengan ilustrasi oleh Mizoguchi Keji. Volume pertama diterbitkan pada bulan Januari 2010, dan 10 Volume telah dirilis oleh Media ASCII Pekerjaan per Oktober 2012th Sebuah adaptasi manga digambarkan oleh Hokies Kusano mulai serialisasi dalam edisi 2011 April Majalah ASCII Media Works 'Dengeki G. Sebuah drama CD dirilis pada tanggal 28 Juni 2012 A 24-episode anime serial TV diaptasi oleh JCStaff Eyring. Dimulai pada bulan Oktober 2012th Ini telah dilisensi oleh Sentai Filmworks di Amerika Utara.
Plot
Asrama Sakura asrama dari SMA berafiliasi dengan Universitas Suimei of the Arts (sering disingkat sebagai Suiko), yang tinggal disitu,aneh dan para siswa pembuat masalah.Setelah ditendang keluar dari asrama normal karena menjaga kucing liar, Kanda Sorata pindah ke Asrama Sakura. Saat ia mulai terbiasa dengan kehidupan di asrama, Mashiro Shiina, seorang seniman terkenal dunia yang bahkan tidak bisa mengurus kehidupannya sehari-hari,Sorata dipaksa untuk menjadi handler Mashiro.Film ini bercerita tentang kehidupan sehari-hari mereka serta pertumbuhan mental anak remaja
Characters
.1)Sorata Kanda (神 田 空 太 Kanda Sorata)
Voiced by : Yoshitsugu Matsuoka
Sorata adalah protagonis laki-laki dari cerita ini. Dia adalah seorang mahasiswa tahun kedua dari Suiko, yang tinggal di kamar 101 dari Asrama Sakura. Dia diusir keluar dari asrama sekolah standar setelah ia memilih untuk tidak membuang kucing liar ia mengambil. Seperti banyak warga Asrama Sakura memiliki nilai yang luar biasa dan keterampilan seni, ia sering merasa polos dan normal di antara mereka. Sebuah plot utama dari cerita ini adalah bagaimana kepribadiannya dan harapannnya berkembang.
Dia dipilih oleh Chihiro untuk mengurus kehidupan sehari-hari Mashiro, meskipun ia menolak pada awalnya, tapi ia akhirnya mulai terbiasa untuk itu. Sorata telah memutuskan untuk menjadi seorang desainer game komputer, tapi permainan proposal untuk sebuah perusahaan permainan komputer yang terkenal berulang kali ditolak. Dalam novel keenam, ia memutuskan untuk membuat game sendiri. Pada akhir novel kedelapan, ia mengaku Mashiro. Dia tidak bisa menolak untuk merawat kucing liar, dan ia akhirnya menjaga tujuh di kamarnya.
2)Mashiro Shiina (椎名 ましろ Shiina Mashiro)
Voiced by: Ai Kayano
Mashiro adalah protagonis perempuan dari cerita. Dia adalah penghuni ruang 202. Dia adalah seorang seniman terkenal di dunia yang ditransfer ke Suiko pada tahun kedua untuk belajar cara menggambar manga. Meskipun karya seni nya secara luas dikagumi oleh dunia meskipun usianya muda, dia tahu apa-apa selain gambar, dan tidak bisa mengrus hidupnya sendiri. Karena ini, Sorata telah dipaksa untuk menangani tugas-tugas Mashiro, sampai-sampai ia bahkan harus memilih pakaian dalam untuknya. Dalam novel ketiga, Mashiro mulai menumbuhkan perasaan kepada Sorata, dan ia bahkan mengklaim bahwa dia tidak bisa hidup tanpa dia. Dia memiliki nilai yang sangat buruk, karena dia tidak bisa memperhatikan kelasnya, tapi dia masih bisa lulus ujian make-up dengan mengingat semua jawaban dengan bakat seninya. Menurut Mashiro, ia berencana untuk tinggal di rumah Sorata dan bekerja sebagai seorang seniman manga setelah kelulusannya.
3)Nanami Aoyama (Aoyama 青山 七 海 Nanami)
Voiced by: Mariko Nakatsu
Nanami adalah teman sekelas Sorata, yang kemudian pindah ke kamar asrama Sakura no 203. Walaupun dia keras kepada Sorata, dia benar-benar naksir padanya, dan semua orang selain Sorata telah menyadari hal ini. Dia melarikan diri dari rumahnya untuk Menjadi seorang aktris suara, dan harus hidup sendiri. Setelah dia menyadari kesulitan untuk tinggal di asrama yang normal karena faktor keuangan, serta menyadari bahwa Sorata dan Mashiro akan semakin dekat, ia memilih untuk pindah ke Asrama Sakura. Dia bertemu ibu Sorata di novel kelima dan mendapatkan kekaguman yang terakhir. Ibu Sorata itu bahkan memberitahu Nanami bahwa dia lebih memilih untuk menjadi putrinya mertuanya. Dalam novel keenam, ia gagal pemilihan aktor suara, dan ia memutuskan untuk kembali dengan orang tuanya untuk memutuskan langkah berikutnya.
ALL ABOUT OTAKU
HATSUNE MIKU
Hatsune Miku (初音ミク) adalah produk perangkat lunak yang menghasilkan suara nyanyian wanita, dirilis 31 Agustus 2007 oleh salah satu anak perusahaan Yamaha Corporation, Crypton Future Media. Nama Hatsune Miku sendiri berasal dari bahasa Jepang yang berarti pertama (初 hatsu), suara (音 ne), dan masa depan Miku (ミク) yang merupakan nanori dari mirai (未来). Penggabungan kata-kata tersebut secara harfiah berarti "Suara Pertama
Dari Masa Depan" karena dia adalah penyanyi pertama dari serangkaian
penyanyi "Character Vocal Series" yang diproduksi oleh Crypton. Suara
Miku berasal dari sampling suara Saki Fujita (藤田 咲 Fujita Saki), seorang pengisi suara dari Jepang. Hatsune Miku juga melakukan konser-konser di atas panggung sebagai proyeksi hologram.
Hatsune Miku adalah Vocaloid generasi kedua yang dianggap paling populer di seluruh dunia. Sebuah versi update dari Miku yang disebut Hatsune Miku Append dirilis pada 30 April 2010, berisi 6 macam model suara dari Miku: soft (lembut), sweet (kekanakan), dark (dewasa), vivid (bersemangat), solid (tinggi), dan light (polos).
Pada 18 Oktober 2007, sebuah forum Internet melaporkan bahwa Miku diduga menjadi korban sensor oleh Google dan Yahoo!, karena gambar Miku tidak tampil dalam hasil pencarian. Namun hal ini segera dibantah oleh Google dan Yahoo, dan mereka menyatakan telah terjadi masalah dengan sistem yang mengakibatkan tidak hanya kata kunci "Hatsune Miku", tetapi kata kunci lainnya tidak dapat ditampilkan. Kedua perusahaan menunjukan niat mereka untuk segera memperbaiki dan mencari solusi untuk masalah ini. Pada 19 Oktober, gambar dari Hatsune Miku mulai ditampilkan pada halaman pencarian Yahoo.
Pada tahun 2012, Hatsune Miku menjadi pemenang dari ajang Olimpiade London 2012 "Idola dan Ikon Virtual Yang Kamu Idolakan" tetapi dengan kemenangan itu Hatsune Miku juga menjadi korban penghapusan massal video-video yang berkaitan di Youtube, karena video Hatsune Miku dinilai tidak pantas. Tetapi sebenarnya tidak. Para pecinta Vocaloid-pun berupaya mengunggah kembali video-video yang dihapus dan memberikan pesan untuk tersangka dibalik peristiwa itu untuk tidak mengusik Hatsune Miku lagi.
Hatsune Miku adalah Vocaloid generasi kedua yang dianggap paling populer di seluruh dunia. Sebuah versi update dari Miku yang disebut Hatsune Miku Append dirilis pada 30 April 2010, berisi 6 macam model suara dari Miku: soft (lembut), sweet (kekanakan), dark (dewasa), vivid (bersemangat), solid (tinggi), dan light (polos).
Sejarah
Sebelum Miku dirilis, Vocaloid tidak lebih dari sebuah program yang tidak dikenal. Nico Nico Douga, sebuah situs video di Jepang yang mirip YouTube memiliki peranan penting hingga perangkat lunak ini menjadi terkenal. Segera setelah dirilis, pengguna Nico Nico Douga mulai menampilkan video yang berisi lagu yang dibuat dari perangkat lunak tersebut. Menurut Crypton, sebuah video populer yang merupakan parodi, berisi Miku memegang daun bawang dan menyanyikan lagu Ievan Polkka, menunjukkan bahwa aplikasi ini bisa mempunyai banyak kemungkinan penerapan, meskipun pada awalnya Miku hanya dirilis untuk menyanyikan lagu-lagu berbahasa Jepang. Melalui situs NND (Nico Nico Douga), para pengguna Miku mulai bekerja sama, saling bertukar ide, menampilkan karya mereka yang masih setengah jadi, dan akhirnya diperbaiki oleh pengguna lain.Pada 18 Oktober 2007, sebuah forum Internet melaporkan bahwa Miku diduga menjadi korban sensor oleh Google dan Yahoo!, karena gambar Miku tidak tampil dalam hasil pencarian. Namun hal ini segera dibantah oleh Google dan Yahoo, dan mereka menyatakan telah terjadi masalah dengan sistem yang mengakibatkan tidak hanya kata kunci "Hatsune Miku", tetapi kata kunci lainnya tidak dapat ditampilkan. Kedua perusahaan menunjukan niat mereka untuk segera memperbaiki dan mencari solusi untuk masalah ini. Pada 19 Oktober, gambar dari Hatsune Miku mulai ditampilkan pada halaman pencarian Yahoo.
Pada tahun 2012, Hatsune Miku menjadi pemenang dari ajang Olimpiade London 2012 "Idola dan Ikon Virtual Yang Kamu Idolakan" tetapi dengan kemenangan itu Hatsune Miku juga menjadi korban penghapusan massal video-video yang berkaitan di Youtube, karena video Hatsune Miku dinilai tidak pantas. Tetapi sebenarnya tidak. Para pecinta Vocaloid-pun berupaya mengunggah kembali video-video yang dihapus dan memberikan pesan untuk tersangka dibalik peristiwa itu untuk tidak mengusik Hatsune Miku lagi.
COMIKET
Comic Market (コミックマーケット), disingkat sebagai Comiket atau Comike adalah pameran dan pasar dōjinshi terbesar di dunia yang diadakan setahun dua kali (Agustus dan Desember) di Tokyo, Jepang. Pameran dilangsungkan selama 2 atau 3 hari di gedung Tokyo Big Sight (Pusat Pameran Internasional Tokyo) dan dikunjungi sekitar setengah juta pengunjung.
Acara diisi dengan pameran dan penjualan hasil karya dōjin, mulai dari dōjinshi, anime, permainan video, kostum untuk cosplay, hingga figurin, dan aksesori. Ruang ganti tersedia bagi cosplayer yang ingin mengikuti acara berfoto dan peragaan cosplay di lokasi yang disebut Cosplay Square.
Pameran diselenggarakan oleh Komite Perencanaan Comic Market (Comic Market Setsuei-bu), diramaikan sekitar 35 ribu circle (grup artis dōjinshi) dan penerbit besar dōjinshi yang membuka stan. Pameran diadakan oleh penggemar untuk berkomunikasi dengan sesama penggemar, dan tidak untuk mencari keuntungan dari penjualan secara besar-besaran.
"Comic Market", "Comiket", atau "Comike" merupakan merek dagang terdaftar sejak tahun 1998. Setiap kali penyelenggaraan, nama Comic Market ditambah dengan nomor urut penyelenggaraan, misalnya "Comic Market 72" (disingkat C72) untuk pameran ke-72 (Agustus 2007). Di kalangan penggemar, pameran musim panas di bulan Agustus disebut Natsu Comi, sedangkan pameran musim dingin di bulan Desember disebut Fuyu Comi.
Pameran ke-2 hingga ke-4 (1976) dilangsungkan di gedung Itabashi Sangyō Rengō (Federasi Industri Itabashi). Pada saat itu, pesertanya belum mencapai 100 circle. Antrian pengunjung mulai terlihat pada sejak pameran ke-5 (1977) yang diadakan di Gedung Industri Kota Ota (Ōta-ku Sangyō), Tokyo. Jumlah peserta pameran ke-13 sudah mencapai 300 circle, dengan pengunjung sekitar 4 ribu orang. Jumlah pengunjung dan peserta makin bertambah banyak setelah pameran dilangsungkan di Kawasaki Citizen Plaza (1980-1981), dengan peserta sebanyak 350 hingga 400 circle dan 7 ribu orang pengunjung. Pada pameran ke-18, jumlah peserta sudah mencapai 500 circle dengan pengunjung lebih dari 10 ribu orang.
Pameran dilangsungkan di Makuhari Messe, Prefektur Chiba sejak musim dingin 1989 hingga musim dingin 1990. Selanjutnya dari pameran ke-40 (musim panas 1991) hingga pameran ke-49 dilangsungkan di Tokyo International Trade Center di Harumi, Tokyo. Tokyo Big Sight menjadi arena penyelenggaraan Comic Market sejak musim panas 1996 (C50). Setiap tahunnya jumlah pengunjung dan peserta terus bertambah hingga mencapai sekitar 500 ribu orang pada pameran ke-63 pada tahun 2002.
Acara diisi dengan pameran dan penjualan hasil karya dōjin, mulai dari dōjinshi, anime, permainan video, kostum untuk cosplay, hingga figurin, dan aksesori. Ruang ganti tersedia bagi cosplayer yang ingin mengikuti acara berfoto dan peragaan cosplay di lokasi yang disebut Cosplay Square.
Pameran diselenggarakan oleh Komite Perencanaan Comic Market (Comic Market Setsuei-bu), diramaikan sekitar 35 ribu circle (grup artis dōjinshi) dan penerbit besar dōjinshi yang membuka stan. Pameran diadakan oleh penggemar untuk berkomunikasi dengan sesama penggemar, dan tidak untuk mencari keuntungan dari penjualan secara besar-besaran.
"Comic Market", "Comiket", atau "Comike" merupakan merek dagang terdaftar sejak tahun 1998. Setiap kali penyelenggaraan, nama Comic Market ditambah dengan nomor urut penyelenggaraan, misalnya "Comic Market 72" (disingkat C72) untuk pameran ke-72 (Agustus 2007). Di kalangan penggemar, pameran musim panas di bulan Agustus disebut Natsu Comi, sedangkan pameran musim dingin di bulan Desember disebut Fuyu Comi.
Sejarah
Comic Market diadakan pertama kali di gedung Nissho Hall, Toranomon, Tokyo pada 21 Desember 1975. Pameran yang pertama hanya diikuti 32 circle, dan dihadiri sekitar 700 pengunjung. Pameran mulanya diselenggarakan setahun 3 kali mengikuti waktu liburan sekolah di Jepang, tapi Comiket musim semi tidak lagi dilangsungkan sejak tahun 1983.Pameran ke-2 hingga ke-4 (1976) dilangsungkan di gedung Itabashi Sangyō Rengō (Federasi Industri Itabashi). Pada saat itu, pesertanya belum mencapai 100 circle. Antrian pengunjung mulai terlihat pada sejak pameran ke-5 (1977) yang diadakan di Gedung Industri Kota Ota (Ōta-ku Sangyō), Tokyo. Jumlah peserta pameran ke-13 sudah mencapai 300 circle, dengan pengunjung sekitar 4 ribu orang. Jumlah pengunjung dan peserta makin bertambah banyak setelah pameran dilangsungkan di Kawasaki Citizen Plaza (1980-1981), dengan peserta sebanyak 350 hingga 400 circle dan 7 ribu orang pengunjung. Pada pameran ke-18, jumlah peserta sudah mencapai 500 circle dengan pengunjung lebih dari 10 ribu orang.
Pameran dilangsungkan di Makuhari Messe, Prefektur Chiba sejak musim dingin 1989 hingga musim dingin 1990. Selanjutnya dari pameran ke-40 (musim panas 1991) hingga pameran ke-49 dilangsungkan di Tokyo International Trade Center di Harumi, Tokyo. Tokyo Big Sight menjadi arena penyelenggaraan Comic Market sejak musim panas 1996 (C50). Setiap tahunnya jumlah pengunjung dan peserta terus bertambah hingga mencapai sekitar 500 ribu orang pada pameran ke-63 pada tahun 2002.
ANIME FESTIVAL ASIA (AFA)
Anime Festival Asia (AFA) adalah sebuah konvensi anime yang diselenggarakan oleh Sozo dan Dentsu . Ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2008, di mana penyanyi Ichirou Mizuki dan May'n diundang sebagai bintang highlights. Sejak saat itu telah diadakan setiap tahun di Suntec Singapore International Convention dan Exhibition Centre, Singapura.
AFA mencapai sukses besar dengan debutnya di tahun 2008 karena itu menjadi yang pertama dari jenisnya di Asia Tenggara. AFA juga memegang industri bicara mana tokoh dari industri anime diundang untuk membahas prospek industri, bersosialisasi dan membentuk kemitraan yang unik untuk lebih mengembangkan adegan anime / manga.
AFA adalah hasil dari kebutuhan daerah untuk platform umum untuk menampilkan, menampilkan dan merayakan cinta mereka untuk Budaya Jepang populer.
Sejarah
2008
Pertama diadakan di Suntec Convention Hall, Singapura. Berhasil mengajak Kōji Morimoto, Animasi Direktur Studio 4 ° C dan Kunio Okawara, desainer mekanik Gundam untuk bicara industri. Ichirou Mizuki dan May'n (konser pertamanya di luar negeri nya) juga hadir pada acara tersebut.
2009
Berhasil mengajak Danny Choo dan Kaname ☆ ke acara tersebut Dibuat kafe pembantu disebut "Moe Moe Kyun Maid Cafe.".Penyanyi terkenal adalah Shoko Nakagawa yang bernyanyi duet dengan Ichrou Mizuki pada Hari 1 acara dan Yoshiki Fukuyama yang bernyanyi duet dengan May'n pada Hari 2 acara. Hatsune Miku dibuat pertama "hidup" penampilan tunggal di luar negeri.Diadakan "Kejuaraan Cosplay Daerah" pertama kalinya di mana cosplayers dari Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia dan Filipina berkompetisi dalam tim dari 2 terhadap satu sama lain.Diundang 4 pengisi suara K-On! untuk acara tersebut dan melakukan pertama kalinya dubbing langsung adegan tertentu.
2010
Diselenggarakan pada 12-14 November.Aira dan Alodia Gosiengfiao serta Kaname ☆ diundang sebagai juri cosplay.Suara aktris Kana Hanazawa dan Milky Holmes diundang ke acara.Sebuah kafe butler "Atelier Royale" dan fitur Penyanyi Diundang termasuk AKB48, Angela, Ichirou Mizuki,JAM Project. May'n dan Scandal.Film Mobile Suit Gundam 00 Movie: Awaking of the Trailblazer dan The Diappereance Haruhi Suzumiya disaring sebelum rilis DVD atau Blu-ray.
2011
Dikonfirmasi tanggal acara: 11 November - 13 November.Penyanyi diundang termasuk Ichirou Mizuki, Flow, Lisa, dan Sea☆A pada hari 2 dari AFA May'n, Angela, Kalafina, Kanako Itō dan Milky Holmes pada Hari 3.Hatsune Miku memiliki konser Live Party nya pada Hari 1 acara, konser tersebut pertama akan tampil di wilayah di luar Jepang.Chiwa Saito, Go Nakanishi, Danny Choo, Kaname ☆ dan Usagi adalah tamu khusus untuk acara tersebut.Mobile Suit Gundam Unicorn episode 4 akan ditampilkan pada hari yang sama dengan Jepang.
2012
Dipisahkan menjadi 3 acara dengan acara pertama yang diselenggarakan di Malaysia pada bulan Juni, acara kedua yang diselenggarakan di Indonesia pada bulan September dan acara ketiga yang diadakan di Singapura pada bulan November.Acara di Malaysia diadakan di Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur dari 9 Juni-10 Juni 2012.Penyanyi diundang untuk acara Malaysia termasuk Kalafina, Maon Kurosaki, dan Aimi akan tampil pada Hari 1 sementara Flow, Kotoko, dan Sea☆A akan tampil pada Hari 2.Mitsuhisa Ishikawa dan Tomohiko Ishii dari Production I.G, Danny Choo, Kaname ☆, dan Tasha dengan Miyuko dari Korea adalah tamu khusus untuk acara tersebut.
Event kedua adalah di Indonesia akan dari 1 September - 2 September 2012 dan bertempat di Jakarta International Expo. Penyanyi diundang untuk acara Indonesia termasuk Ichirou Mizuki, bless4, 7!,! Dan Lisa akan tampil pada Hari 1, sementara Angela, Stereopony, Kotoko, dan Sea☆A akan tampil pada Hari 2.
Singapura masih menjadi acara akhir tahun ini yang akan dari 9 November - 11 November 2012 dan tempat tersebut di Singapore Expo.
AFA mencapai sukses besar dengan debutnya di tahun 2008 karena itu menjadi yang pertama dari jenisnya di Asia Tenggara. AFA juga memegang industri bicara mana tokoh dari industri anime diundang untuk membahas prospek industri, bersosialisasi dan membentuk kemitraan yang unik untuk lebih mengembangkan adegan anime / manga.
AFA adalah hasil dari kebutuhan daerah untuk platform umum untuk menampilkan, menampilkan dan merayakan cinta mereka untuk Budaya Jepang populer.
Sejarah
2008
Pertama diadakan di Suntec Convention Hall, Singapura. Berhasil mengajak Kōji Morimoto, Animasi Direktur Studio 4 ° C dan Kunio Okawara, desainer mekanik Gundam untuk bicara industri. Ichirou Mizuki dan May'n (konser pertamanya di luar negeri nya) juga hadir pada acara tersebut.
2009
Berhasil mengajak Danny Choo dan Kaname ☆ ke acara tersebut Dibuat kafe pembantu disebut "Moe Moe Kyun Maid Cafe.".Penyanyi terkenal adalah Shoko Nakagawa yang bernyanyi duet dengan Ichrou Mizuki pada Hari 1 acara dan Yoshiki Fukuyama yang bernyanyi duet dengan May'n pada Hari 2 acara. Hatsune Miku dibuat pertama "hidup" penampilan tunggal di luar negeri.Diadakan "Kejuaraan Cosplay Daerah" pertama kalinya di mana cosplayers dari Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia dan Filipina berkompetisi dalam tim dari 2 terhadap satu sama lain.Diundang 4 pengisi suara K-On! untuk acara tersebut dan melakukan pertama kalinya dubbing langsung adegan tertentu.
2010
Diselenggarakan pada 12-14 November.Aira dan Alodia Gosiengfiao serta Kaname ☆ diundang sebagai juri cosplay.Suara aktris Kana Hanazawa dan Milky Holmes diundang ke acara.Sebuah kafe butler "Atelier Royale" dan fitur Penyanyi Diundang termasuk AKB48, Angela, Ichirou Mizuki,JAM Project. May'n dan Scandal.Film Mobile Suit Gundam 00 Movie: Awaking of the Trailblazer dan The Diappereance Haruhi Suzumiya disaring sebelum rilis DVD atau Blu-ray.
2011
Dikonfirmasi tanggal acara: 11 November - 13 November.Penyanyi diundang termasuk Ichirou Mizuki, Flow, Lisa, dan Sea☆A pada hari 2 dari AFA May'n, Angela, Kalafina, Kanako Itō dan Milky Holmes pada Hari 3.Hatsune Miku memiliki konser Live Party nya pada Hari 1 acara, konser tersebut pertama akan tampil di wilayah di luar Jepang.Chiwa Saito, Go Nakanishi, Danny Choo, Kaname ☆ dan Usagi adalah tamu khusus untuk acara tersebut.Mobile Suit Gundam Unicorn episode 4 akan ditampilkan pada hari yang sama dengan Jepang.
2012
Dipisahkan menjadi 3 acara dengan acara pertama yang diselenggarakan di Malaysia pada bulan Juni, acara kedua yang diselenggarakan di Indonesia pada bulan September dan acara ketiga yang diadakan di Singapura pada bulan November.Acara di Malaysia diadakan di Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur dari 9 Juni-10 Juni 2012.Penyanyi diundang untuk acara Malaysia termasuk Kalafina, Maon Kurosaki, dan Aimi akan tampil pada Hari 1 sementara Flow, Kotoko, dan Sea☆A akan tampil pada Hari 2.Mitsuhisa Ishikawa dan Tomohiko Ishii dari Production I.G, Danny Choo, Kaname ☆, dan Tasha dengan Miyuko dari Korea adalah tamu khusus untuk acara tersebut.
Event kedua adalah di Indonesia akan dari 1 September - 2 September 2012 dan bertempat di Jakarta International Expo. Penyanyi diundang untuk acara Indonesia termasuk Ichirou Mizuki, bless4, 7!,! Dan Lisa akan tampil pada Hari 1, sementara Angela, Stereopony, Kotoko, dan Sea☆A akan tampil pada Hari 2.
Singapura masih menjadi acara akhir tahun ini yang akan dari 9 November - 11 November 2012 dan tempat tersebut di Singapore Expo.
ANISONG
Lagu anime (アニメソング anime song) atau populer sebagai anison (アニソン) (portmanteau dari anime dan song) adalah lagu pop Jepang yang dipakai sebagai lagu tema, lagu pengiring (soundtrack), dan image song untuk anime di televisi atau OVA. Dalam serial anime di televisi atau OVA memiliki album soundtrack yang di dalamnya terdapat lagu pembuka ("OP", opening), lagu penutup ("ED", ending) dan insert song ("IN"), ditambah musik insidental, lagu orisinal (image song) atau cuplikan drama (sandiwara pendek yang dibawakan pengisi suara). Image song atau character song
adalah lagu orisinal yang sengaja diciptakan untuk mengekspresikan
konsep atau karakter dari tokoh-tokoh yang dimunculkan dalam anime,
termasuk juga di antaranya lagu-lagu yang tidak disertakan ke dalam
anime tersebut.
Dalam pengertian luas, lagu anime juga mencakup lagu tema untuk film tokusatsu (penggemar menyebutnya sebagai lagu anime/tokusatsu), permainan video, dan lagu-lagu yang dinyanyikan pengisi suara. Di Jepang, pengisi suara yang disebut seiyu, juga berprofesi sebagai penyanyi lagu anime, misalnya: Yui Horie, Nana Mizuki, Maaya Sakamoto, dan Aya Hirano. Ada pula penyanyi yang seumur hidupnya mendedikasikan kariernya untuk lagu anime, misalnya: Ichirou Mizuki, Akira Kushida, Mitsuko Horie, dan Isao Sasaki.
Billboard sejak 1 Desember 2010 memulai tangga lagu khusus anime yang disebut Japan Hot Animation. Artis yang pertama kali menduduki urutan nomor satu Billboard Japan Hot Animation tanggal 6 Desember 2010 adalah Minako Kotobuki dengan "Startline" (lagu tema OVA Coicent)
Dalam pengertian luas, lagu anime juga mencakup lagu tema untuk film tokusatsu (penggemar menyebutnya sebagai lagu anime/tokusatsu), permainan video, dan lagu-lagu yang dinyanyikan pengisi suara. Di Jepang, pengisi suara yang disebut seiyu, juga berprofesi sebagai penyanyi lagu anime, misalnya: Yui Horie, Nana Mizuki, Maaya Sakamoto, dan Aya Hirano. Ada pula penyanyi yang seumur hidupnya mendedikasikan kariernya untuk lagu anime, misalnya: Ichirou Mizuki, Akira Kushida, Mitsuko Horie, dan Isao Sasaki.
Billboard sejak 1 Desember 2010 memulai tangga lagu khusus anime yang disebut Japan Hot Animation. Artis yang pertama kali menduduki urutan nomor satu Billboard Japan Hot Animation tanggal 6 Desember 2010 adalah Minako Kotobuki dengan "Startline" (lagu tema OVA Coicent)
COSPLAY
Cosplay (コスプレ Kosupure) adalah istilah bahasa Inggris buatan Jepang (wasei-eigo) yang berasal dari gabungan kata "costume" (kostum) dan "play" (bermain). Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, manhwa, dongeng, permainan video, penyanyi dan musisi idola, dan film kartun. Pelaku cosplay disebut cosplayer, Di kalangan penggemar, cosplayer juga disingkat sebagai layer.
Di Jepang, peserta cosplay bisa dijumpai dalam acara yang diadakan perkumpulan sesama penggemar (dōjin circle), seperti Comic Market, atau menghadiri konser dari grup musik yang bergenre visual kei. Penggemar cosplay termasuk cosplayer maupun bukan cosplayer sudah tersebar di seluruh penjuru dunia, yaitu Amerika, RRC, Eropa, Filipina, maupun Indonesia.
SEJARAH
Sejak paruh kedua tahun 1960-an, penggemar cerita dan film fiksi ilmiah di Amerika Serikat sering mengadakan konvensi fiksi ilmiah. Peserta konvensi mengenakan kostum seperti yang yang dikenakan tokoh-tokoh film fiksi ilmiah seperti Star Trek. Budaya Amerika Serikat sejak dulu mengenal bentuk-bentuk pesta topeng (masquerade) seperti dalam perayaan Haloween dan Paskah.
Tradisi penyelenggaraan konvensi fiksi ilmiah sampai ke Jepang pada dekade 1970-an dalam bentuk acara peragaan kostum (costume show).Di Jepang, peragaan "cosplay" pertama kali dilangsungkan tahun 1978 di Ashinoko, Prefektur Kanagawa dalam bentuk pesta topeng konvensi fiksi ilmiah Nihon SF Taikai ke-17. Kritikus fiksi ilmiah Mari Kotani menghadiri konvensi dengan mengenakan kostum seperti tokoh dalam gambar sampul cerita A Fighting Man of Mars karya Edgar Rice Burroughs. Tidak hanya Mari Kotani menghadiri Nihon SF Taikai sambil ber-cosplay. Direktur perusahaan animasi Gainax, Yasuhiro Takeda memakai kostum tokoh Star Wars.
Pada waktu itu, peserta konvensi menyangka Mari Kotani mengenakan kostum tokoh manga Triton of the Sea karya Osamu Tezuka. Kotani sendiri tidak berusaha keras membantahnya, sehingga media massa sering menulis kostum Triton of the Sea sebagai kostum cosplay pertama yang dikenakan di Jepang. Selanjutnya, kontes cosplay dijadikan acara tetap sejak Nihon SF Taikai ke-19 tahun 1980. Peserta mengenakan kostum Superman, Atom Boy, serta tokoh dalam Toki o Kakeru Shōjo dan film Virus.Selain di Comic Market, acara cosplay menjadi semakin sering diadakan dalam acara pameran dōjinshi dan pertemuan penggemar fiksi ilmiah di Jepang.
Majalah anime di Jepang sedikit demi sedikit mulai memuat berita tentang acara cosplay di pameran dan penjualan terbitan dōjinshi. Liputan besar-besaran pertama kali dilakukan majalah Fanroad edisi perdana bulan Agustus 1980. Edisi tersebut memuat berita khusus tentang munculnya kelompok anak muda yang disebut "Tominoko-zoku" ber-cosplay di kawasan Harajuku dengan mengenakan kostum baju bergerak Gundam. Kelompok "Tominoko-zoku" dikabarkan muncul sebagai tandingan bagi Takenoko-zoku (kelompok anak muda berpakaian aneh yang waktu itu meramaikan kawasan Harajuku). Istilah "Tominoko-zoku" diambil dari nama sutradara film animasi Gundam, Yoshiyuki Tomino, dan sekaligus merupakan parodi dari istilah Takenoko-zoku. Foto peserta cosplay yang menari-nari sambil mengenakan kostum robot Gundam juga ikut dimuat. Walaupun sebenarnya artikel tentang Tominoko-zoku hanya dimaksudkan untuk mencari sensasi, artikel tersebut berhasil menjadikan "cosplay" sebagai istilah umum di kalangan penggemar anime.
Sebelum istilah cosplay digunakan oleh media massa elektronik, asisten penyiar Minky Yasu sudah sering melakukan cosplay. Kostum tokoh Minky Momo sering dikenakan Minky Yasu dalam acara temu darat mami no RADI-karu communication yang disiarkan antara lain oleh Radio Tōkai sejak tahun 1984. Selanjutnya, acara radio yang sama mulai mengadakan kontes cosplay. Dari tahun 1989 hingga 1995, di tv asahi ditayangkan ranking kostum cosplay yang sedang populer dalam acara Hanakin Data Land.
Sekitar tahun 1985, hobi cosplay semakin meluas di Jepang karena cosplay telah menjadi sesuatu hal yang mudah dilakukan. Pada waktu itu kebetulan tokoh Kapten Tsubasa sedang populer, dan hanya dengan kaus T-shirt pemain bola Kapten Tsubasa, orang sudah bisa "ber-cosplay". Kegiatan cosplay dikabarkan mulai menjadi kegiatan berkelompok sejak tahun 1986. Sejak itu pula mulai bermunculan fotografer amatir (disebut kamera-kozō) yang senang memotret kegiatan cosplay.
Di Jepang, peserta cosplay bisa dijumpai dalam acara yang diadakan perkumpulan sesama penggemar (dōjin circle), seperti Comic Market, atau menghadiri konser dari grup musik yang bergenre visual kei. Penggemar cosplay termasuk cosplayer maupun bukan cosplayer sudah tersebar di seluruh penjuru dunia, yaitu Amerika, RRC, Eropa, Filipina, maupun Indonesia.
SEJARAH
Sejak paruh kedua tahun 1960-an, penggemar cerita dan film fiksi ilmiah di Amerika Serikat sering mengadakan konvensi fiksi ilmiah. Peserta konvensi mengenakan kostum seperti yang yang dikenakan tokoh-tokoh film fiksi ilmiah seperti Star Trek. Budaya Amerika Serikat sejak dulu mengenal bentuk-bentuk pesta topeng (masquerade) seperti dalam perayaan Haloween dan Paskah.
Tradisi penyelenggaraan konvensi fiksi ilmiah sampai ke Jepang pada dekade 1970-an dalam bentuk acara peragaan kostum (costume show).Di Jepang, peragaan "cosplay" pertama kali dilangsungkan tahun 1978 di Ashinoko, Prefektur Kanagawa dalam bentuk pesta topeng konvensi fiksi ilmiah Nihon SF Taikai ke-17. Kritikus fiksi ilmiah Mari Kotani menghadiri konvensi dengan mengenakan kostum seperti tokoh dalam gambar sampul cerita A Fighting Man of Mars karya Edgar Rice Burroughs. Tidak hanya Mari Kotani menghadiri Nihon SF Taikai sambil ber-cosplay. Direktur perusahaan animasi Gainax, Yasuhiro Takeda memakai kostum tokoh Star Wars.
Pada waktu itu, peserta konvensi menyangka Mari Kotani mengenakan kostum tokoh manga Triton of the Sea karya Osamu Tezuka. Kotani sendiri tidak berusaha keras membantahnya, sehingga media massa sering menulis kostum Triton of the Sea sebagai kostum cosplay pertama yang dikenakan di Jepang. Selanjutnya, kontes cosplay dijadikan acara tetap sejak Nihon SF Taikai ke-19 tahun 1980. Peserta mengenakan kostum Superman, Atom Boy, serta tokoh dalam Toki o Kakeru Shōjo dan film Virus.Selain di Comic Market, acara cosplay menjadi semakin sering diadakan dalam acara pameran dōjinshi dan pertemuan penggemar fiksi ilmiah di Jepang.
Majalah anime di Jepang sedikit demi sedikit mulai memuat berita tentang acara cosplay di pameran dan penjualan terbitan dōjinshi. Liputan besar-besaran pertama kali dilakukan majalah Fanroad edisi perdana bulan Agustus 1980. Edisi tersebut memuat berita khusus tentang munculnya kelompok anak muda yang disebut "Tominoko-zoku" ber-cosplay di kawasan Harajuku dengan mengenakan kostum baju bergerak Gundam. Kelompok "Tominoko-zoku" dikabarkan muncul sebagai tandingan bagi Takenoko-zoku (kelompok anak muda berpakaian aneh yang waktu itu meramaikan kawasan Harajuku). Istilah "Tominoko-zoku" diambil dari nama sutradara film animasi Gundam, Yoshiyuki Tomino, dan sekaligus merupakan parodi dari istilah Takenoko-zoku. Foto peserta cosplay yang menari-nari sambil mengenakan kostum robot Gundam juga ikut dimuat. Walaupun sebenarnya artikel tentang Tominoko-zoku hanya dimaksudkan untuk mencari sensasi, artikel tersebut berhasil menjadikan "cosplay" sebagai istilah umum di kalangan penggemar anime.
Sebelum istilah cosplay digunakan oleh media massa elektronik, asisten penyiar Minky Yasu sudah sering melakukan cosplay. Kostum tokoh Minky Momo sering dikenakan Minky Yasu dalam acara temu darat mami no RADI-karu communication yang disiarkan antara lain oleh Radio Tōkai sejak tahun 1984. Selanjutnya, acara radio yang sama mulai mengadakan kontes cosplay. Dari tahun 1989 hingga 1995, di tv asahi ditayangkan ranking kostum cosplay yang sedang populer dalam acara Hanakin Data Land.
Sekitar tahun 1985, hobi cosplay semakin meluas di Jepang karena cosplay telah menjadi sesuatu hal yang mudah dilakukan. Pada waktu itu kebetulan tokoh Kapten Tsubasa sedang populer, dan hanya dengan kaus T-shirt pemain bola Kapten Tsubasa, orang sudah bisa "ber-cosplay". Kegiatan cosplay dikabarkan mulai menjadi kegiatan berkelompok sejak tahun 1986. Sejak itu pula mulai bermunculan fotografer amatir (disebut kamera-kozō) yang senang memotret kegiatan cosplay.
OTAKU
Otaku (おたく) adalah istilah bahasa Jepang yang digunakan untuk menyebut orang yang betul-betul menekuni hobi atau kata ganti orang kedua yang paling sopan dalam bahasa Jepang baku, setara dengan kata "Anda" dalam bahasa Indonesia.
Sejak paruh kedua dekade 1990-an, istilah Otaku mulai dikenal di luar Jepang untuk menyebut penggemar berat subkultur asal Jepang seperti anime dan manga, bahkan ada orang yang menyebut dirinya sebagai Otaku.
Di awal dekade 1980-an sudah ada istilah slang bernada sumbang byōki (ビョーキ "sakit") yang ditujukan kepada penggemar berat lolicon, manga dan dōjin manga. Istilah byōki sudah sering muncul dalam dōjinshi sampai ke anime dengan peran utama anak perempuan seperti Minky Momo.
Istilah otaku pertama kali diperkenalkan oleh kolumnis Nakamori Akio dalam artikel “Otaku”no Kenkyū (おたくの研究 Penelitian tentang Otaku) yang dimuat majalah Manga Burikko. Dalam artikel yang dimuat bersambung dari bulan Juni hingga Desember 1983, istilah otaku digunakan untuk menyebut penggemar berat subkultur seperti anime dan manga.
Pada waktu itu, masyarakat umum sama sekali belum mengenal istilah otaku. Media massa yang pertama kali menggunakan istilah otaku adalah radio Nippon Broadcasting System yang mengangkat segmen Otakuzoku no jittai (おたく族の実態 situasi kalangan otaku?) pada acara radio Young Paradise. Istilah Otakuzoku (secara harafiah: suku Otaku) digunakan untuk menyebut kalangan otaku, mengikuti sebutan yang sudah ada untuk kelompok anak muda yang memakai akhiran kata "zoku," seperti Bōsōzoku dan Takenokozoku.
Pada perkembangan selanjutnya, sebutan otaku digunakan untuk pria lajang yang mempunyai hobi anime, manga, idol, permainan video, dan komputer pribadi tanpa mengenal batasan umur. Istilah otaku juga banyak dipakai untuk menyebut wanita lajang atau wanita sudah menikah yang membentuk kelompok sedikit bersifat "cult" berdasarkan persamaan hobi. Kalangan yang berusia 50 tahun ke atas yang merupakan penggemar berat high culture atau terus mengejar prestasi di bidang akademis jarang sekali dan hampir tidak pernah disebut otaku.
Istilah "otaku" dalam arti sempit awalnya hanya digunakan di antara orang-orang yang memiliki hobi sejenis yang membentuk kalangan terbatas seperti penerbitan Dōjinshi. Belakangan ini, istilah otaku dalam arti luas sering dapat mempunyai konotasi negatif atau positif bergantung pada situasi dan orang yang menggunakannya. Istilah otaku secara negatif digunakan untuk penggemar fanatik suatu subkultur yang letak bagusnya tidak bisa dimengerti masyarakat umum, atau orang yang kurang mampu berkomunikasi dan sering tidak mau bergaul dengan orang lain. Otaku secara positif digunakan untuk menyebut orang yang sangat mendalami suatu bidang hingga mendetil, dibarengi tingkat pengetahuan yang sangat tinggi hingga mencapai tingkat pakar dalam bidang tersebut.
Sebelum istilah otaku menjadi populer di Jepang, sudah ada orang yang disebut "mania" karena hanya menekuni sesuatu dan tidak mempunyai minat pada kehidupan sehari-hari yang biasa dilakukan orang. Di Jepang, istilah otaku sering digunakan di luar konteks penggemar berat anime atau manga untuk menggantikan istilah mania, sehingga ada istilah Game-otaku, Gundam-otaku (otaku mengenai robot Gundam), Gunji-otaku (otaku bidang militer), Pasokon-otaku (otaku komputer), Tetsudō-otaku (otaku kereta api alias Tecchan), Morning Musume-otaku (otaku Morning Musume alias Mō-ota), Jani-ota (otaku penyanyi keren yang tergabung dalam Johnny & Associates).
Secara derogatif, istilah otaku banyak digunakan orang sebagai sebutan bagi "laki-laki dengan kebiasaan aneh dan tidak dimengerti masyarakat umum," tanpa memandang orang tersebut menekuni suatu hobi atau tidak. Anak perempuan di Jepang sering menggunakan istilah otaku untuk anak laki-laki yang tidak populer di kalangan anak perempuan, tapi sebaliknya istilah ini tidak pernah digunakan untuk perempuan. Berhubung istilah otaku sering digunakan dalam konteks yang menyinggung perasaan, penggunaan istilah otaku sering dikritik sebagai praduga atau perlakuan diskriminasi terhadap seseorang.
Otaku juga identik dengan sebutan Akiba Kei yang digunakan untuk laki-laki yang berselera buruk dalam soal berpakaian. Sebutan Akiba Kei berasal dari gaya berpakaian laki-laki yang lebih suka mengeluarkan uang untuk keperluan hobi di distrik Akihabara, Tokyo daripada membeli baju yang sedang tren. Sebutan lain yang kurang umum untuk Akiba-Kei adalah A-Boy atau A-Kei, mengikuti istilah B-Boy (B-Kei atau B-Kaji) yang sudah lebih dulu ada untuk orang yang meniru penampilan penyanyi hip-hop berkulit hitam.
Sejak paruh kedua dekade 1990-an, istilah Otaku mulai dikenal di luar Jepang untuk menyebut penggemar berat subkultur asal Jepang seperti anime dan manga, bahkan ada orang yang menyebut dirinya sebagai Otaku.
Di awal dekade 1980-an sudah ada istilah slang bernada sumbang byōki (ビョーキ "sakit") yang ditujukan kepada penggemar berat lolicon, manga dan dōjin manga. Istilah byōki sudah sering muncul dalam dōjinshi sampai ke anime dengan peran utama anak perempuan seperti Minky Momo.
Istilah otaku pertama kali diperkenalkan oleh kolumnis Nakamori Akio dalam artikel “Otaku”no Kenkyū (おたくの研究 Penelitian tentang Otaku) yang dimuat majalah Manga Burikko. Dalam artikel yang dimuat bersambung dari bulan Juni hingga Desember 1983, istilah otaku digunakan untuk menyebut penggemar berat subkultur seperti anime dan manga.
Pada waktu itu, masyarakat umum sama sekali belum mengenal istilah otaku. Media massa yang pertama kali menggunakan istilah otaku adalah radio Nippon Broadcasting System yang mengangkat segmen Otakuzoku no jittai (おたく族の実態 situasi kalangan otaku?) pada acara radio Young Paradise. Istilah Otakuzoku (secara harafiah: suku Otaku) digunakan untuk menyebut kalangan otaku, mengikuti sebutan yang sudah ada untuk kelompok anak muda yang memakai akhiran kata "zoku," seperti Bōsōzoku dan Takenokozoku.
Pada perkembangan selanjutnya, sebutan otaku digunakan untuk pria lajang yang mempunyai hobi anime, manga, idol, permainan video, dan komputer pribadi tanpa mengenal batasan umur. Istilah otaku juga banyak dipakai untuk menyebut wanita lajang atau wanita sudah menikah yang membentuk kelompok sedikit bersifat "cult" berdasarkan persamaan hobi. Kalangan yang berusia 50 tahun ke atas yang merupakan penggemar berat high culture atau terus mengejar prestasi di bidang akademis jarang sekali dan hampir tidak pernah disebut otaku.
Istilah "otaku" dalam arti sempit awalnya hanya digunakan di antara orang-orang yang memiliki hobi sejenis yang membentuk kalangan terbatas seperti penerbitan Dōjinshi. Belakangan ini, istilah otaku dalam arti luas sering dapat mempunyai konotasi negatif atau positif bergantung pada situasi dan orang yang menggunakannya. Istilah otaku secara negatif digunakan untuk penggemar fanatik suatu subkultur yang letak bagusnya tidak bisa dimengerti masyarakat umum, atau orang yang kurang mampu berkomunikasi dan sering tidak mau bergaul dengan orang lain. Otaku secara positif digunakan untuk menyebut orang yang sangat mendalami suatu bidang hingga mendetil, dibarengi tingkat pengetahuan yang sangat tinggi hingga mencapai tingkat pakar dalam bidang tersebut.
Sebelum istilah otaku menjadi populer di Jepang, sudah ada orang yang disebut "mania" karena hanya menekuni sesuatu dan tidak mempunyai minat pada kehidupan sehari-hari yang biasa dilakukan orang. Di Jepang, istilah otaku sering digunakan di luar konteks penggemar berat anime atau manga untuk menggantikan istilah mania, sehingga ada istilah Game-otaku, Gundam-otaku (otaku mengenai robot Gundam), Gunji-otaku (otaku bidang militer), Pasokon-otaku (otaku komputer), Tetsudō-otaku (otaku kereta api alias Tecchan), Morning Musume-otaku (otaku Morning Musume alias Mō-ota), Jani-ota (otaku penyanyi keren yang tergabung dalam Johnny & Associates).
Secara derogatif, istilah otaku banyak digunakan orang sebagai sebutan bagi "laki-laki dengan kebiasaan aneh dan tidak dimengerti masyarakat umum," tanpa memandang orang tersebut menekuni suatu hobi atau tidak. Anak perempuan di Jepang sering menggunakan istilah otaku untuk anak laki-laki yang tidak populer di kalangan anak perempuan, tapi sebaliknya istilah ini tidak pernah digunakan untuk perempuan. Berhubung istilah otaku sering digunakan dalam konteks yang menyinggung perasaan, penggunaan istilah otaku sering dikritik sebagai praduga atau perlakuan diskriminasi terhadap seseorang.
Otaku juga identik dengan sebutan Akiba Kei yang digunakan untuk laki-laki yang berselera buruk dalam soal berpakaian. Sebutan Akiba Kei berasal dari gaya berpakaian laki-laki yang lebih suka mengeluarkan uang untuk keperluan hobi di distrik Akihabara, Tokyo daripada membeli baju yang sedang tren. Sebutan lain yang kurang umum untuk Akiba-Kei adalah A-Boy atau A-Kei, mengikuti istilah B-Boy (B-Kei atau B-Kaji) yang sudah lebih dulu ada untuk orang yang meniru penampilan penyanyi hip-hop berkulit hitam.
Langganan:
Komentar (Atom)






